News Update

3 Hal Pertama yang Harus Dilakukan Setelah Lebaran

ART - VIII/2012 - 3 Hal Pertama yang Harus Dilakukan Setelah Lebaran

Ramadan sudah berlalu, Lebaran sudah lewat. Ramadhan dan Idul Fitri pastilah meninggalkan jejak di hari-hari Anda. Adalah bagus bila jejak tersebut adalah hati yang lapang serta keinginan untuk terus mengembangkan diri. Namun, bagaimana jika jejak tersebut adalah celana yang tiba-tiba sempit di pinggul atau perut yang tak lagi datar? Bila itu yang Anda alami sekarang, anda harus re-switch, segera!
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Re-switch 1: Food Check!
 
Apa yang ada di meja tamu, di lemari makan, atau di dalam lemari es Anda? Apabila Anda masih menyimpan rendang atau opor sisa lebaran, lebih baik “amankan” saja. Sudah cukup Anda “berpesta pora” selama dua hari berlebaran, dan sudah waktunya Anda kembali menjalani pola makan “bersih” dengan gizi berimbang dan tinggi berimbang. Ya, itu artinya sudah waktunya Anda mengganti kue nastar dengan buah-buahan, ketupat dengan oatmeal/nasi merah, dan opor dengan dada ayam rebus atau tempe.
 
Bila Anda masih merasa enggan menyumbangkan kue nastar Anda kepada keponakan, misalnya, Anda harus baca artikel ini (http://www.l-men.com/kenali-makanan-lebaran-anda). Oh ya, enam butir kue nastar memiliki kalori setara sepiring nasi, lho!
 
Re-switch 2: Exercise Check!
 
Bagaimana dengan rutinitas nge-gym Anda selama bulan puasa? Bila Anda mengikuti saran dari artikel-artikel sebelumnya dan masih rutin nge-gym, tidak ada masalah. Anda tinggal mengembalikan intensitas latihan Anda seperti sebelum berpuasa. Namun, jika Anda berhenti gym selama bulan puasa dan malas memulai dari awal dengan berbagai alasan, Anda wajib baca artikel ini (http://www.l-men.com/cuti-latihan-ini-dampaknya). Tak ada jalan lain: mulailah latihan. Atau, setidaknya, tetapkan target pada tanggal berapa anda mulai nge-gym.
 
Oh ya, bila kelebihan lemak atau kegemukan adalah kekhawatiran utama Anda (apalagi bila perut Anda memang kelihatan membuncit), tak ada salahnya bila Anda memasukkan kardio sebagai rutinitas gym Anda. High Intensity Interval Training atau HIIT (http://www.l-men.com/faster-access-to-better-stamina) adalah variasi olahraga yang lebih efektif membakar lemak yang wajib Anda coba.
 
Re-switch 3: Sleep Check!
 
Tak lupa, bagaimana dengan pola tidur Anda? Apakah mengobrol seru bersama teman/sepupu membuat jam tidur Anda jadi bergeser? Atau mungkin Anda jadi sering bergadang? Hati-hati, kurang tidur—atau tidur tidak teratur—bisa berkontribusi pada penambahan berat badan Anda. Riset yang dipublikasikan di The Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism tahun 2012 menunjukkan, kurang tidur satu malam saja akan mengaktifkan bagian otak yang bertanggung jawab akan rasa lapar. Itu artinya, Anda akan tergoda untuk makan lebih banyak ketika kurang tidur. Jadi, coba atur jadwal tidur Anda agar lebih teratur, serta pastikan Anda tidur cukup—sekitar tujuh jam – setiap malam.
 
Jadi, siap re-switch?

Leave a Reply