News Update

Gemuk Bikin Pikun?

ART - IV/2009 - Gemuk Bikin Pikun?

Matt, teman saya, selalu saja lupa dengan berbagai macam hal. Mulai dari nama orang yang dikenalnya hingga di mana dia meletakkan barang-barang. Karena memiliki berat badan berlebih, orang-orang sering meledeknya ”Lupa terus kan, yang lu ingat cuma makan sih!”. Sebenarnya, benarkah ada hubungan antara kegemukan dan daya ingat seseorang?
 
 
 
 
 
 
 
 
Si Gemuk yang Pikun
 
Para ahli di Perancis telah berhasil menemukan adanya hubungan antara kelebihan berat badan dan kemampuan intelektual seseorang. Hasil penelitian ini, seperti tercantum pada jurnal Neurology, menunjukkan bahwa orang-orang pada usia middle-aged (sekitar 40-65 tahun) dengan indeks massa tubuh yang tinggi, atau obesitas, memiliki nilai yang lebih rendah pada tes kemampuan intelektual. Tidak hanya itu, orang-orang yang memiliki indeks massa tubuh yang tinggi juga mengalami penurunan daya ingat akibat bertambahnya usia yang lebih parah.
 
Indeks massa tubuh (IMT) sendiri merupakan nilai perbandingan antara tinggi dan berat badan seseorang yang digunakan untuk menentukan tingkat obesitas. Seseorang yang memiliki IMT ≥ 25 menunjukkan bahwa orang tersebut mengalami kelebihan berat badan.
 
Kemampuan intelektual yang paling berkaitan dengan berat badan adalah daya ingat. Di dalam penelitian ini, para subjek yang berada pada usia middle-aged diminta untuk mengingat 16 buah kata. Setelah beberapa saat, mereka diminta untuk menuliskan kembali kata-kata tersebut. Tes ini dikenal sebagai delayed free recall. Ternyata, para subjek dengan indeks massa tubuh yang lebih kecil (IMT 15-21.5) dapat mengingat 9 dari 16 buah kata tersebut sedangkan para subjek dengan indeks massa tubuh yang tinggi (IMT 27.7-45) hanya dapat meningat 7 buah kata.
 
Hubungan antara obesitas dan kemampuan intelektual ini diyakini karena obesitas berkaitan dengan kurang baiknya metabolisme hormon insulin di dalam tubuh. Hormon insulin berkaitan dengan metabolisme glukosa, yang merupakan sumber energi terpenting bagi otak. Obesitas juga berkaitan erat dengan penyakit kardiovaskular, termasuk penyumbatan pada pembuluh darah. Hal ini dapat mempengaruhi pembuluh darah di otak sehingga otak tidak berfungsi dengan baik.
 
Hasil penelitian lain, seperti tercantum pada jurnal Eating and Weight Disorders, juga menemukan hal yang sama. Penelitian ini menggunakan subjek dengan rentang usia yang lebih luas (21 hingga 82 tahun), dan menunjukkan bahwa kaitan antara obesitas dan penurunan daya ingat tidak dipengaruhi oleh usia.
 
Nah, sekarang bertambah lagi satu alasan baru bagi Anda yang memiliki kelebihan berat badan untuk semakin berjuang menurunkan berat badan Anda. Jalanilah gaya hidup yang sehat dengan mengatur pola makan dan fitnes secara teratur. Kurangilah asupan kalori makanan Anda dengan menggantinya dengan meal replacement dengan kalori terkontrol, nutrisi dari asupan suplemen yang seimbang. Jangan sampai berat badan yang berlebih itu membuat Anda menjadi pikun!

Leave a Reply