Lebih Kuat Walau Sedang Hujan

Nutrisi

Musim penghujan memang identik dangan berbagai bencana. Tidak hanya banjir yang telah melanda beberapa daerah, namun juga berbagai wabah penyakit yang beredar akibat musim penghujan. Tak heran, jika suasana kantor akhir-akhir ini sedikit sepi. Mungkin saja beberapa rekan Anda terpaksa izin sakit. Jika Anda tidak ingin mengikuti jejak mereka, segera perkuat daya tahan tubuh Anda, agar Anda senantiasa fit walaupun musim penghujan melanda.
Berbagai cara memang dapat dilakukan untuk mendapatkan daya tahan tubuh yang maksimal. Salah satunya adalah dengan glutamine.

Bagi orang-orang yang ingin membentuk otot, glutamine tentu tidak asing lagi. Glutamine memang banyak ditemukan di dalam suplemen fitnes yang digunakan untuk membantu pembentukan otot. Namun, sebenarnya glutamine memiliki fungsi lain yang berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh.

Tidak Penting namun Penting!

Glutamine merupakan senyawa asam amino yang sebenarnya telah diproduksi di dalam tubuh, sehingga tidak diharuskan adanya tambahan asupan dari luar untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Namun, pada kondisi tertentu, glutamine yang diproduksi oleh tubuh tidaklah cukup bagi Anda untuk memperoleh manfaatnya. Hal inilah yang menyebabkan glutamine dikenal sebagai asam amino conditionally essential, yaitu menjadi asam amino yang penting dan diperlukan tubuh dari makanan, pada kondisi tertentu.

Salah satu kondisi yang menyebabkan glutamine menjadi penting adalah fitnes dengan intensitas tinggi, yang dapat menyebabkan terjadinya penurunan kadar glutamine di dalam darah. Hasil penelitian yang tercantum pada jurnal Nutrition menunjukkan bahwa 60 menit setelah berlari maraton, akan terjadi penurunan kadar glutamine darah sebanyak 20%.

Glutamine dan Otot

Untuk mengembalikan kadar glutamine darah yang menurun ini, tubuh akan menggunakan cadangan glutamine yang ada pada bagian-bagian lain, misalnya saja otot, mengingat di dalam otot banyak terdapat glutamine. Oleh karena itulah asupan glutamine dari luar sangat dibutuhkan untuk mencegah penguraian otot setelah latihan.

Konsumsi lemak yang berlebih dapat meningkatkan kadar kolesterol dan trigliserida dalam darah. Tingginya kadar kolesterol dan trigliserida inilah yang menyebabkan naiknya risiko penyakit jantung dan pembuluh darah. Selain itu, melakukan diet Atkins juga berisiko timbulnya gangguan Acido-Ketosis (kelebihan asam dalam darah akibat gangguan metabolisme lemak).

Glutamine dan Sistem Kekebalan Tubuh

Tidak hanya itu, menurunnya kadar glutamine di dalam darah setelah Anda latihan dengan intensitas yang tinggi, juga dapat menyebabkan tubuh mudah mengalami infeksi. Hal ini disebabkan karena sel-sel tubuh yang berperan di dalam sistem kekebalan tubuh (seperti lymphocytes dan macrophages) membutuhkan glutamine sebagai sumber energinya.

Glutamine (dan asam-asam amino lainnya) juga dibutuhkan di dalam proses regenerasi sel-sel di dalam sistem pencernaan. Perlu Anda ketahui, bahwa di dalam sistem pencernaan banyak terdapat sel-sel yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh. Jadi, membantu regenerasi sel-sel ini berarti ikut membantu menjaga sistem kekebalan tubuh.

Untungnya, asupan glutamine dari luar dapat membantu mengatasi masalah ini. Hasil penelitian yang tercantum pada jurnal Nutrition menunjukkan bahwa konsumsi glutamine setelah fitnes dengan intensitas tinggi dapat membantu menjaga sistem kekebalan tubuh dan mencegah terjadinya infeksi. Hasil penelitian lain yang tercantum pada jurnal Medicine and Science in Sports and Exercise juga menunjukkan konsumsi Branched Chain Amino Acids (BCAA), yang merupakan bahan dasar sintesis glutamine oleh tubuh, dapat mengurangi terjadinya infeksi setelah latihan dengan intensitas yang tinggi hingga 34%. Anda dapat mendapatkan manfaat glutamine bagi otot dan imunitas tubuh dari segelas susu tinggi protein yang telah diperkaya berbagai asam amino yang lengkap.

Nah, bagi Anda yang sering melakukan latihan dengan intensitas yang tinggi, jangan lupa mengkonsumsi glutamine setelah berlatih. Selain otot Anda terbentuk, daya tahan tubuh pun semakin meningkat. Dengan daya tahan tubuh yang kuat, Anda akan terbebas dari ancaman penyakit yang sedang mewabah.

Copyright L-Men Institute Januari 2008