L-Men 3×3 Competition Indonesia Tour 2016: Ada Tim Asing di Malang

News Update

MALANG, 3x3Indonesia – Tim Ksatria Banyuwangi menjadi yang terbaik pada pergelaran seri pertama L-Men 3×3 Competition Indonesia Tour 2016 di lapangan Rampai Malang, Minggu (17/1). Pada laga final, U15 Boys, Ksatria Banyuwangi menang 10-4 atas SPASA Jember 1.

 

SPASA Jember 1 menang 7-3 atas SMPN 1 Waru A di babak perempat final. Lawan di semifinal adalah Spada B yang menumbangkan BimaSakti 6-4. Di semifinal, SPASA Jember 1 memang tak terhadang. Spada B disikat 10-4.

 

Perjalanan terlatif mudah juga dialami Ksatria Banyuwangi. Di perempat final, Ksatria Banyuwangi menang 5-2 atas Shark. Semifinal mempertemukan Ksatria Banyuwangi lawan Spasa Jember 2, yang di perempat final unggul dari SMPN 1 Waru B 3-1.

malang 04_u15

 

Semifinal Ksatria Banyuwangi melawan Spasa Jember 2 sempat seru namun Ksatria Banyuwangi melejit hingga menutup pertandingan dengan 9-2.

malang 02_18

 

 

Di kategori U18 Boys, Dream Team akhirnya menjadi juara setelah menang 14-11 atas Borneo lewat laga yang sengit. Borneo ke final setelah menggulingkan IPH West A dengan 13-8. Sementara, Dream Team menyudahi perlawanan X-MEN 11-3.

 

Dream Team diperkuat empat pemain asal Surabaya Timot Ius, Very Kurniawan, Davin Leonardo, dan Leonardus Tri Atmaja. Sedangkan skuat Borneo yang juga asal Surabaya adalah Kyle Bryant, Russell Gozali, Putra Matthew, dan Christian Penu.

 

Borneo di babak perempat final mengalahkan Killer 1 6-3 sementara X-Men menang 10-4 dari SMAN 3 Pamekasan 10-4.

 

Pada kategori U-33 Open Men, mempertemukan dua tim terbaik Papas 1 dan Classic Baller. Papas 1 akhirnya menjadi juara dengan kemenangan tipis 16-15.

malang 03_u33

 

 

Papas 1 diperkuat Alberto Gunawan, Royhan Rosyid, Bagaskara Ade Setiawan, dan Marvanico Tjokrosoeharto. Marvanico adalah skuat DBL All-Star 2013 dan Popnas Jatim 2013. Sementara Classic Baller diperkuat eks skuat Bima Sakti, Sugiharto Cahyadi, Riza Firmansyah, Rendi Satriya Poku, dan Nurudin Syahrul Ain.

 

Papas 1 ke final setelah menang dari Cabe Rawit di semifinal dengan 13-10 dan Hlers di perempat final dengan 17-8. Classic Baller sendiri menang 11-9 atas hee 9 di semifinal dan Silver Team 11-3 di babak perempat final.

 

“Penyelenggaraan L-Men 3×3 Competition Indonesia Tour 2016 Seri pertama di Kota Malang terbilang sukses dan di luar ekspektasi kita. Banyak tim mendaftar dari luar kuota yang sudah kita tentukan. Untuk mengakomodir keinginan para peserta maka semua tim kita yang sudah mendaftar kita akomodir untuk bisa ikutan L-Men 3×3 ini,” kata Rakhmat Ganda Wirawan, Brand Assosiate Manager L-Men.

 

“Tim yang berminat tidak hanya dari kota Malang. Banyak juga tim-tim yang berasal dari luar kota Malang seperti Surabaya, Banyuwangi, Jember, Pamekasan, dll. Antusiasme para penonton yang hadir juga tidak kalah seru,” imbuh Ganda.

 

“Dari 3 kategori yang dibuka hanya pemenang dari kategori U-18 dan U-33 saja yang akan dibawa ke Jakarta untuk mengikuti Grand Final. Kategori U-18 akan diwakili tim Dream Team dan kategori U-33 akan diwakili oleh tim Papas,” papar Ganda.

 

Seri berikutnya adalah Yogyakarta, 23-24 Januari ini. “Saya juga optimistis dengan pergelaran seri kedua nanti,” imbuh Ganda.

 

“Malang sangat antusias menyambut event ini. Meskipun baru pertama kali digelar, pemain cepat beradaptasi. Di kategori U-33 Open dan U-15, terlihat kekuatan merata. Namun di KU18 saya melihat dominasi IPH Surabaya terasa sebab mereka tahun lalu pernah main,” ucap Anthony Gunawan, kepala sub bidang 3×3 PP Perbasi.

 

Simak liputan lebih lengkapnya pada video berikut :