News Update

Late Night Eaters, Beware!

ART - IV/2008 - Late Night Eaters, Beware!

”Kalau mau kurus, jangan makan lagi di atas jam 7 malam!”, begitu kalimat yang lazim diucapkan bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan dan membentuk tubuh ideal. Bahkan, pernyataan bahwa Anda akan mudah menjadi gemuk apabila Anda sering makan pada saat larut malam sangat populer di Jepang. Sebenarnya, benarkah hal ini?
 
 
 
 
 
 
 
True or False?
 
Penelitian yang dilakukan oleh para ahli di Jepang ternyata berhasil membuktikan adanya hubungan antara makan pada saat larut malam dengan kelebihan berat badan. Hasil penelitian ini, seperti tercantum pada Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America, menyatakan bahwa makan pada larut malam dapat menyebabkan terjadinya penumpukan lemak. Akibatnya, berat badan pun bertambah.
 
Hal ini diyakini berhubungan dengan Brain and Muscle Arnt-like Protein-1 atau protein BMAL-1. Selain berfungsi untuk mengatur jam biologis Anda, protein BMAL-1 juga berperan di dalam proses sintesis dan penumpukan lemak pada sel-sel di dalam tubuh. Sel-sel yang di dalamnya terdapat protein BMAL-1 di dalam jumlah yang tinggi, memiliki kandungan lemak di dalam jumlah yang tinggi pula.
 
Untuk membuktikan peran dari protein BMAL-1 terhadap produksi dan penumpukan lemak di dalam sel, para ahli tersebut menggunakan sel-sel dari tikus yang telah mengalami proses rekayasa genetika untuk menghilangkan protein BMAL-1 di dalamnya. Ternyata, kandungan lemak di dalam sel tersebut tidak bertambah meskipun diberikan banyak makanan dan hormon insulin.
 
Sebaliknya, sel-sel lain yang biasanya tidak menumpuk lemak akan mengalami penumpukan lemak apabila disisipkan protein BMAL-1 di dalamnya. Tidak hanya itu, aktivitas protein BMAL-1 yang terlalu tinggi juga dapat menyebabkan peningkatan produksi lemak di dalam sel-sel lemak.
 
Begadang dan Obesitas
 
Lalu apa kaitannya dengan makan pada larut malam? Nah, jumlah protein BMAL-1 di dalam sel ternyata paling tinggi pada saat larut malam, yaitu sekitar pukul 10 malam hingga 2 dini hari. Bahkan, jumlah protein BMAL-1 pada waktu tersebut mencapai 10 kali lebih banyak apabila dibandingkan dengan pada sekitar pukul 3 sore. Konsumsi makanan pada larut malam akan menyediakan nutrisi bagi protein BMAL-1 untuk menumpuk lemak di dalam sel. Jadi, sel-sel Anda akan lebih mudah dan lebih banyak menumpuk lemak jika Anda makan pada larut malam.
 
Nah, berhati-hatilah bagi Anda para ‘manusia kelelawar’ yang suka makan pada larut malam. Jangan sampai kebiasaan Anda itu membuat lemak di tubuh Anda bertambah. Selain menganggu penampilan, terutama sixpack Anda, kadar lemak tubuh yang tinggi juga berkaitan erat dengan berbagai macam penyakit.
 
 
Copyright L-Men Institute Januari 2008

Leave a Reply