News Update

Latihan Malam Hari VS Efektifitas Pertumbuhan Otot

ART - V/2012 - Latihan Malam Hari VS Efektifitas Pertumbuhan Otot

Lebih sering gym di pagi hari atau malam hari? Tentunya pria aktif seperti Anda akan menjawab, “Malam hari.” Tuntutan pekerjaan seringkali memaksa Anda untuk pergi ke gym setelah jam kantor. Bahkan, untuk yang sering lembur, waktu fitness bisa bergeser sampai mendekati larut malam. Pernahkah Anda bertanya, “Apakah gym terlalu malam bisa berefek negatif pada badan saya?” Bila ya, maka artikel ini akan menjawab pertanyaan Anda.
 
Good News…
Beberapa dari Anda mungkin lebih suka gym agak malam karena, pada saat itu, gym sudah kosong sehingga Anda tidak perlu mengantri. Well, percaya atau tidak, gym pada malam hari memiliki satu lagi manfaat selain membuat Anda lebih fokus.
 
 
Setiap kali Anda latihan beban, tubuh Anda mengeluarkan hormon-hormon untuk memperbaiki—dan memperbesar-otot Anda setelah latihan. Sekarang, tahukah Anda, tubuh akan mengeluarkan lebih banyak hormon tersebut ketika Anda latihan di malam hari ketimbang di pagi hari? Tentunya itu berarti pembentukan otot Anda akan lebih optimal di malam hari. Selain itu, di malam hari, efek stress yang dirasakan otot Anda pun lebih sedikit dibanding pagi hari, sehingga pemecahan otot pun bisa ditekan1.
 
…and Bad News
Namun bukan berarti semakin malam akan semakin baik untuk tubuh Anda, lho. Olahraga terlalu dekat dengan jam tidur justru bisa membuat Anda susah tidur. Olahraga bisa mengubah jam biologis Anda, sehingga waktu tidur Anda bisa saja bergeser menjadi semakin larut. Tak hanya itu, olahraga akan membuat Anda terlalu bersemangat (hyperarousal), dan kondisi tersebut bisa membuat Anda semakin susah tidur. Para ahli menyarankan untuk berolahraga berat sekurang-kurangnya dua jam sebelum tidur, untuk tidur yang lebih nyenyak2.

Terlepas dari baik dan buruknya berolahraga malam hari, hal itu jauh lebih baik dari tidak berolahraga sama sekali. Walaupun begitu, tetap “dengarkan” kebutuhan tubuh Anda, dan beristirahatlah bila Anda merasa kurang fit. Jangan sampai performa Anda menurun gara-gara memaksakan gym malam sebelumnya.
 
 
Referensi:
1. Journal of Human Sport and Exercise 6(1): 49-58, 2011
2. Am. Jour. Lifestyle Medicine X (X): 1-15, 2010

Leave a Reply