Fitnes, Life Style

Nicotine Doesn’t Kill Your Sixpack, but Your Life

Stay away from tobacco!

Rokok sudah menjadi kebutuhan primer bagi sebagian besar orang. Bahkan, sebagian pria bertubuh atletis yang sering mengunjungi gym untuk fitnes, serta telah memiliki guratan sixpack, masih “melengkapi” penampilannya dengan rokok. Parahnya, banyak yang menganggap rokok sebagai identitas kejantanan. Apakah Anda salah satu dari mereka? Waspadalah! Kanker sudah menunggu.

Kanker adalah istilah untuk menjelaskan penyakit akibat pembelahan sel abnormal yang tidak terkendali dan dapat menyerang jaringan lain. Penyakit degeneratif ini telah menjadi penyebab kematian utama di seluruh dunia. Secara global, kematian akibat kanker melebihi jumlah penderita AIDS, malaria, dan tuberkulosis1.

Penderita kanker terbanyak di dunia adalah kanker paru-paru (12,7 persen), kanker payudara (10,9 persen), dan kanker usus besar (9,7 persen). Sebanyak 58 persen kasus kanker terjadi di negara miskin dan berkembang serta kematian mencapai 63 persen. Berdasarkan data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kematian tertinggi pada kaum pria terjadi pada penderita kanker paru-paru, perut, hati, dan usus besar1.

Tembakau memegang peranan “penting” karena 80-90 persen kematian yang terjadi pada kasus kanker paru-paru disebabkan oleh rokok. Selain itu, 30 persen kematian karena kanker di negara-negara berkembang juga disebabkan oleh rokok1.

Faktanya, sebagian besar kasus kanker dapat dicegah karena penyakit ini berkaitan erat dengan faktor gaya hidup. Salah satunya adalah kanker paru-paru yang dapat dicegah dengan membuang kata rokok dari kamus kehidupan.

Selain itu, menghindari alkohol, memperbanyak konsumsi sayur dan buah, berolahraga dan fitnes teratur merupakan beberapa contoh gaya hidup sehat yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk mencegah penyakit degeneratif ini mendekat.

Kuncinya adalah berani melakukan perubahan. Selama rokok masih menjadi kebutuhan primer, percayalah bahwa guratan eightpack sekalipun tidak dapat menolong dari ancaman kematian akibat kanker.

Get healthy inside and outside!

Referensi:
1. KOMPAS, Rabu, 31 Agustus 2010 – Ester Lince Napitupulu
http://health.kompas.com/read/2010/08/31/08170228/Kanker.Semakin.Mengancam

8 Responses to Nicotine Doesn’t Kill Your Sixpack, but Your Life

  • aswin says:

    tahnk’s infox,,,,,,,,,,,brkualitas untuk merubah gaya hidup yg kurang baik sy ini…..

  • Fani says:

    makasih yah l-men atas infonya ..!!!

  • Fani says:

    hai l-men ,, saya fani umur 19 tahun ,, saya dalm waktu dekat ini mau mengikuti latihan fitnes ,, produk l-men apakah yang cocok buat pemula seperti saya ? makasih ….

    Hai Bro,
    Untuk mengertahui produk apakah yg cocok untuk anda silahkan klik http://id.lmenstore.com/product/ . Anda akan diminta informasi Tinggi Badan dan Berat badan maka anda akan mengetahui produk apakah yg cocok. Selamat mencoba Bro

  • Agoes says:

    Mantap banget dh tips tips nya..
    Mo nyoba jg ahh berhenti Merokok n Mo nyoba fitnes

  • roy says:

    hai l-men saya umur 15 tahun tinggi 173 dan berat 73, saya sering latihan push dan sit up di rumah tetapi bicep,tricep dan perut saya tidak sixpack dan sedikit gendut di perut bagian bawah, hari ini saya membeli l-men gainmass banana apakah saya sudah dapat mengkonsumsi itu? dan kalau belum dapat mengkonsumsi itu product l-men yang manakah yang dapat saya konsumsi makasih

    ====================================================================
    L-Men:

    Halo Roy,

    Berat badan ideal Roy adalah 64kg. Banyak orang yg mempunyai masalah di perut bagian bawah. Contoh latihan untuk membentuk badan yg atletis telah di dokumentasikan oleh teman2 finalis LOTY dan silahkan disimak di http://www.l-men.com/category/l-men-inspiration. Mengenai nutrisi, kami sarankan L-Men Loseweight. Gantikan makan pagi dan malam dgn L-Men Loseweight yg akan membantu mengurangi berat badan hingga ideal. Selamat mencoba Roy.

  • dedy alfiansyah says:

    melepas kebiasaan merokok bukan lah hal yg mudah tapi membiarkan kebiasaan merokok terus menjasi bagian dari kebutuhan kita ada lah yg paling merugikan buat kita dan orang di sekitar kita,saya telah membuktikan nya dengan berhenti merokok banyak sekali keuntungan yg kita dapat,sekarang nafas saya terasa lebih plong dan itu penting banget sebagai penunjang latihan olah raga saya,dan uang yg biasanya saya pakai buat beli rokok itu sekarang bisa saya pakai buat beli produk L-MEN. THANK’S L-MEN
    =======================================
    L-Men says:

    Great testimony Bro. Sukses selalu ya. Keep inspiring!

  • Pete says:

    ini baru postingan berkualitas namanya :)

  • Agus Beny says:

    Saya sangat setuju dengan ulasan diatas. Banyak orang salah kaprah, Bahwa rokok itu adalah pembuktian dari sifat kejantanan seseorang. Padahal itu malah bom waktu yang bisa meledak kapanpun JUGA. JUST WAIT A TIME, BRO….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*