News Update

Once That Destroy

ART - IV/2009 - Once That Destroy

Banyak lemak bikin gemuk? Sudah tau kok! ”Tapi, sesekali pasti ga masalah donk”. Mungkin begitulah pikir Anda, saat sepiring makanan lezat dengan lemak tinggi hadir di pelupuk mata Anda. ”Sesekali”, seolah-olah menjadi the magic word bagi Anda ketika melakukan suatu pelanggaran. Termasuk melanggar resolusi untuk mengikuti pola makan sehat dengan tidak mengonsumsi makanan tinggi lemak yang tentunya sangat menggoda.
 
Pernahkah Anda menghitung, berapa kali kata”sesekali”, Anda katakan ketika menghadapi godaan-godaan tersebut. Kalau dihitung-hitung, pasti Anda baru sadar, bahwa sudah terlalu banyak excuse yang diberikan bagi diri Anda. Sebenarnya, apakah sesekali itu tidak apa-apa?
 
 
 
 
 
Lemak : 1 Kali yang Merusak
 
Konsumsi makanan tinggi lemak memang sudah diketahui dapat mengganggu kesehatan jantung. Makanan tinggi lemak diketahui berhubungan erat dengan penyakit atherosclerosis (penyumbatan pembuluh darah) dan tekanan darah tinggi yang berhubungan dengan penyakit jantung di kemudian hari. Dan ternyata, efek negatif ini sudah dapat terasa hanya dengan 1 kali konsumsi saja.
 
Para ahli dari University of Calgary menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi makanan tinggi lemak lebih rentan mengalami peningkatan tekanan darah akibat stres. Ternyata, tekanan darah setelah aktifitas yang memicu stres (seperti berbicara di depan umum atau memasukkan air ke dalam air es) pada mereka yang mengkonsumsi makanan tinggi lemak lebih tinggi, apabila dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi makanan rendah lemak.
 
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsumsi makanan tinggi lemak hanya 1 kali saja sudah dapat menyebabkan tubuh menjadi lebih sensitif terhadap stres, meskipun mekanismenya belum diketahui dengan jelas. Hal ini terlihat dari adanya hubungan antara konsumsi makanan tinggi lemak dan peningkatan tekanan darah akibat stres.
 
Lemak : Mengganggu Vitamin C
 
Tidak hanya berbahaya untuk jantung, lemak juga dapat mengurangi manfaat vitamin C untuk melindungi Anda dari kanker lambung, seperti tercantum pada The Annual Main Meeting of the Society for Experimental Biology.
 
Vitamin C telah diketahui dapat menghambat pembentukan senyawa karsinogenik yang dapat memicu kanker di lambung, hingga 99.7 %. Namun, kemampuan vitamin C ini akan terganggu dengan adanya lemak. Sekedar informasi, kanker lambung menempati peringkat keempat penyakit kanker yang paling banyak ditemukan di dunia.
 
Jadi, terbukti bukan, bahwa the magic words,”sesekali”, yang sering Anda katakan ketika menghadapi godaan ternyata dapat memberikan efek buruk. Jika sekali saja memang sudah merusak, apalagi jika the magic word tersebut sering Anda katakan.
 
Pilihan ada di tangan Anda! Apakah Anda masih mau memberikan excuse untuk melanggar pola makan Anda? Mulailah hidup sehat dengan menjauhi makanan tinggi lemak. Ingat, kesehatan adalah yang terpenting. Hidup ini hanya sekali, jadi jangan Anda rusak dengan alasan ‘sesekali saja’.

Leave a Reply