Fitnes, Sixpack

Plyometrics: Serba Kuat Serba Cepat

Plyometrics-faster-and-powerful Yang namanya ilmu dan teknik pasti selalu berkembang, begitu juga dengan teknik-teknik fitnes. Mengenal teknik-teknik latihan baru akan memberikan Anda pilihan variasi baru yang dapat dilakukan pada saat latihan dan tentunya membantu Anda untuk memperoleh hasil yang lebih baik. Nah, bagi Anda ingin mencoba meningkatkan kekuatan otot Anda, perkenalkanlah Plyometrics.

Apa itu Plyometrics

Plyometrics adalah suatu jenis fitnes yang menggunakan gerakan-gerakan eksplosif untuk mengembangkan kekuatan otot, yaitu kemampuan otot untuk menghasilkan sejumlah gaya yang besar secara cepat. Meskipun istilah plyometrics sendiri masih asing, sebenarnya teknik fitnes ini sudah menjadi latihan yang umum dilakukan para atlet. Sebagai contoh: dilakukan oleh para petinju untuk meningkatkan efektivitas dan kekuatan tonjokan atau para pitcher (pelempar bola) untuk mempercepat kemampuan di dalam melempar bola.

Plyometrics dapat dilakukan untuk melatih otot tubuh bagian atas dan bawah. Latihan plyometrics untuk melatih otot tubuh bagian bawah biasanya berupa gerakan melompat dan variasinya, seperti hopping, bounding, dan drop jumps. Sedangkan latihan plyometrics untuk melatih otot tubuh bagian atas biasanya berupa gerakan melempar bola (seberat sekitar 5 kg) kepada orang lain sambil berbaring atau gerakan clap press-up.

Kelebihan Plyometrics

Alasan mengapa plyometrics merupakan salah satu jenis latihan yang banyak dilakukan oleh para atlet adalah karena plyometrics dapat membantu para atlit untuk mengeluarkan kekuatan otot yang lebih besar tanpa mengeluarkan tenaga yang lebih besar. Dengan begitu, para atlet akan dapat mencapai kekuatan otot yang maksimal dengan lebih cepat.

Hal ini disebabkan karena prinsip dasar dari plyometrics adalah stretch shortening cycle, dimana waktu transisisi antara fase kontraksi dan peregangan otot sangat pendek, sehingga jumlah energi yang terbuang pada saat fase transisi tersebut lebih kecil. Selain itu, plyometrics juga mendorong sel syaraf untuk saling berhubungan dengan sebuah kekuatan besar yang terpusat. Akibatnya, otot akan dapat berkontraksi dengan lebih cepat dan kuat.

Hati-hati

Bagi Anda yang tertarik untuk melakukan latihan ini, ada beberapa hal penting yang perlu Anda ketahui. Latihan ini memiliki tingkat risiko cedera yang cukup tinggi karena besarnya tenaga yang digunakan selama latihan. Untuk itu, latihan ini sebaiknya hanya dilakukan oleh mereka yang bugar (memiliki kekuatan tubuh, keseimbangan, koordinasi, dan kelenturan tubuh yang baik) dengan petunjuk dari instruktur yang ahli.

Bagi mereka yang berumur di bawah 13 tahun atau mereka yang hanya dapat melakukan squat kurang dari 1.5 kali dari berat badannya, sebaiknya memilih latihan plyometrics dengan intensitas ringan. Begitu juga dengan mereka yang memiliki berat badan di atas 240 pound. Selain itu, latihan ini tidak boleh dilakukan di atas permukaan yang keras, seperti semen. Sebaiknya latihan ini dilakukan di atas karpet, matras, atau rumput.

Jadi, tertarik untuk mencoba? Tapi, tetaplah berhati-hati melakukan latihan ini agar Anda tidak mengalami cidera. Jangan lupa asupan nutrisi tinggi protein untuk menyempurnakan latihan Anda.

3 Responses to Plyometrics: Serba Kuat Serba Cepat

  • REKKY B,S says:

    saya ingin nanya bagay mana caranya untuk menurunkan berat badan dan mempunyai tubuh ideal tpi saya ga bisa sit,up umur saya baru 14 th 09 oktober baru umur saya bertambah lagi gymana caranya dengan waktu cepat

    Untuk menurunkan BB kamu lakukan olag raga kardiovaskular (jogging,treadmill,atau erobic) secara rutin. Konsumsi L-MEn Loseweight suplemen tinggi protein pengganti makan efektif menurunkan BB sampai 1,5 kg/minggu.

  • ayie says:

    saya mau tanya :
    1. kalau semisal pagi hari latihan bishep kemudian pada saat sore hari di hari yang sama apakah boleh melakukan latihan lagi untuk meningkatkan otot lengan saya
    2. saya punya berat badan 77 tinggi badan 175
    tapi tubuh saya lembek dan banyak lemaknya
    mau tanya neh
    latihan dada yang efektif untuk pembentukan otot dan pembakaran lemak di dada
    bagaimana caranya.,, masalahanya dada saya berlemak
    =======================================
    L-Men says:

    Halo Ayi, terima aksih atas info-nya Bro. Dengan tinggi 175 cm, idealnya 64-65 kg Bro. Untuk program awal, agar lemak seluruh tubuh pun berkurang massanya, kami sarankan untuk mengonsumsi L-Men Lose Weight terlebih dahulu sebagai penganti makan pagi dan makan malam. L-Men Lose Weight telah teruji klinis menurunkan BB hingga 1.5 kg per minggu. Untuk olahraga fokuskan pada jenis olahraga kardio terlebih dahulu. Menjawab pertanyaan Anda, boleh saja jika pada hari yang sama melakukan latihan itu lagi. Latihan di hari berikutnya bisa melatih bagian yang lain. Untuk olahraga beban, saat ini intensitasnya bisa lebih sedikit dibanding olahraga kardio. Olahraag kardio akan membantu membakar lemak secara menyeluruh di seluruh tubuh. Teruskan program pembentukan otot kamu Bro. Sukses selalu.

  • Ferdi says:

    bla mlakukan ltihan yg dselingi sperti ini:
    ltihan untk dada 1 rptisi, lalu punggung 1 rptisi, lalu balik lgi k ltihan dada, bgitu sterusnya smpai 5 kali.. ap itu efektif??
    =======================================
    L-Men Customer Relation says:

    Halo Ferdi,
    Keefektifan latihan bukan dilihat dari banyaknya Set atau Repetisi yang Anda lakukan, namun dilihat dari tekhnik yang Anda lakukan juga intensitas yang meningkat secara bertahap. Lakukan gerakan secara perlahan dan rasakan bagian otot yang Anda latih berkontraksi. Anda dapat melatih bagian otot yang berbeda pada hari yang sama, namun keesokannya istirahatkan otot yang dilatih dan latih otot yang berbeda. Atau Anda tetap dapat melatih otot yang sama namun dengan intensitas yang lebih rendah. Optimalkan latihan Anda dengan mengonsumsi L-Men.

    Salam, L-Men.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*