News Update

Rizal Al Idrus: L-Men of the Year 2012, Another story of my Journey!

575229_10150972743601252_817624775_n

Sempat memiliki berat badan yang tidak proposional yakni 51 kg, membuat ia sering minder ketika harus berhadapan dengan kamera. Ditambah lagi dengan profesinya sebagai seorang calon dokter yang mendorong ia untuk meraih tubuh atletis ideal. Simak perbincangan L-Men dengan Rizal yang kini telah menyandang status sebagai L-Men of the Year 2012!

 

Pria yang tengah disibukkan dengan aktivitas KOAS dalam studi Kedokterannya ini, lahir di kota Gorontalo pada bulan Maret 1987. Selain berprofesi sebagai seorang dokter muda sekaligus model, Rizal juga aktif di beberapa organisasi salah satunya IAICG (Ikatan Alumni Insan Cendekia Gorontalo). Keseriusannya dalam menjalani gaya hidup sehat telah ia mulai sejak dua tahun silam. Berkat kegigihan dan semangat yang kuat, ia dipercaya untuk menyandang dua gelar sekaligus yakni The Most Photogenic dan L-Men of the Year 2012. Tentu hal ini merupakan jawaban yang Rizal nantikan dalam perjalanannya menuju tubuh atletis ideal. Disisi lain gelar tersebut turut ia persembahkan kepada Alm. Ayahanda yang telah berpulang setahun yang lalu karena penyakit diabetes.

 

“Tidak ada jalan pintas dalam meraih tubuh atletis! Semuanya butuh proses.” Itulah sepenggal kalimat yang mewarnai perjalanannya dalam menjalani gaya hidup sehat. Ia juga mengakui, tubuh atletis yang ia miliki sekarang diraih dengan proses perjuangan yang tidak mudah. Rasa minder dengan bobot tubuh yang sangat kurus ditambah dengan aktivitas yang padat merupakan hambatan terbesar yang ia rasakan. Namun hal itu bukanlah penghalang baginya jika dibandingkan dengan tekad kuat yang ia tanamkan sejak awal. Rizal ingin mebuktikan bahwa image seorang dokter tidak hanya memberikan penyuluhan mengenai kesehatan, tapi juga turut terjun langsung dalam menjalani dan menerapkan gaya hidup sehat.

 

Berat badan yang tadinya hanya 51 kg, perlahan mulai naik menjadi berat idealnya yakni 72 kg. Diikuti dengan latihan yang rutin dan ia imbangi dengan pilihan asupan nutrisi yang tepat, Rizal mulai bangkit dari keterpurukannya. “Awalnya saya mengonsumsi L-Men Gain Mass untuk mendapatkan berat badan ideal, setelahnya saya mengkombinasikan dengan L-Men Platinum agar perkembangan massa otot jadi lebih maksimal dari sebelumnya. Tidak ketinggalan untuk cemilan disaat sedang sibuk, saya mengonsumsi L-Men Amino Bar dan L-Men Hi-Protein 2 GO yang praktis dan bisa dibawa kemana saja,” Ungkap pria yang memiliki hobi bermain basket ini. Tidak ingin membuang kesempatan, akhirnya Rizal memberanikan diri untuk pertama kalinya mengikuti Pre-Audisi L-Men of the Year 2012 di kota Makassar yang sekaligus membawa namanya masuk kedalam jajaran 14 Grand Finalis L-Men of the Year 2012.

 

Pribadi yang membentuk Rizal menjadi lebih kritis dan bijak dalam menghadapi segala situasi, telah ia pupuk dalam perjalanannya menjalani gaya hidup sehat. Ia juga kerap dihadapkan pada kebiasaan buruknya yang sering moody dan sedikit malas saat jadwal latihan di gym. Namun hal tersebut ia atasi dengan mengevaluasi diri nya dengan target yang sudah ia tentukan. Kemauan untuk terus belajar juga menjadi landasan utama baginya dalam mengembalikan semangat disaat jenuh.

 

Melihat jauh kebelakang, siapa sangka sosok seorang Rizal yang tadinya bertubuh kurus, kini telah menjadi penerus estafet ispirator gaya hidup sehat yang memiliki tubuh atletis ideal. Rizal tidak hanya memenangkan kompetisi di atas panggung L-Men of the Year 2012, tetapi juga dihidupnya dalam meningkatkan kualitas pribadi yang lebih baik. L-Men, Trust Me it Works!

 

Leave a Reply