Istilah ini pasti sering Anda dengar saat jagoan di film action sedang berusaha menyelamatkan teman-temannya. Ternyata kalimat ini juga bisa dijadikan pacuan, untuk menjadikan berlari-cardio training sebagai salah satu program fitnes Anda. Ya, mungkin saja Anda sudah sering mendengar bahwa berlari memang sehat namun Anda tidak memiliki waktu ekstra untuk berlari. Tapi, penelitian membuktikan bahwa mungkin ini yang Anda butuhkan jika Anda masih ingin bermain dengan cucu Anda kelak.
“Pada orang-orang yang terbiasa berolah raga, telomer Akan memendek lebih lambat” ujar seorang peneliti Saarland University1. Telomer merupakan bagian dari DNA Anda, yang akan memendek seiring dengan bertambahnya usia. Ketika telomer ini sudah sangat pendek, DNA Anda akan lebih rentan terhadap kerusakan yang dapat mengakibatkan kematian sel-sel tubuh Anda, maupun tumbuhnya sel kanker. Lalu, bagaimana olah raga dapat mempengaruhi DNA Anda?
Studi dilakukan kepada dua kelompok pria, yaitu pria yang rutin melakukan program fitnes cardio dan pria sehat non-perokok yang tidak berolah raga dan fitnes secara teratur. Bukti menunjukkan bahwa aktivitas fisik yang dilakukan telah mengakibatkan aktivasi enzim telomerase yang dapat menjaga panjang telomer. Kerja telomerase ini juga terjadi di leukosit (sel darah putih) yang sangat penting dalam menjaga sistem imunitas dari infeksi penyakit. “Hal ini menjadi bukti nyata efek anti penuaan dengan olah raga” ujar Dr. Ulrich Laufs.
Bukan hanya itu, banyak berolah raga juga dapat menjaga kesehatan otak Anda. Pemimpin Peneliti Prof. Georg Kuhn mengatakan “Latihan kardio meningkatkan aliran darah ke sel-sel otak, yang dapat membangun koneksi yang lebih kuat antara sel-sel syaraf”2. Anda tidak ingin cepat pikun kan?
Kehidupan ada dalam genggaman Anda. Dengan sedikit meluangkan waktu untuk berolah raga, fitnes, serta dilengkapi dengan asupan nutrisi dan suplemen lengkap, Anda dapat perut sicxpack berlekuk, hidup lebih lama, sehat jasmani dan pikiran.
Referensi:
1. Werner, C., T. Furster, C. Roggia, J. Scharhag, M. Bohmm. 2009. Beneficial Effects of Long-term Endurance Exercise on Leukocyte Telomere Biology. Circulation 120: S492. © 2009 American Heart Association, Inc
2. Aberg, M., et al. 2009. Cardiovascular fitness is associated with cognition in young adulthood. Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America 106 no. 49








infonya bagus sering” ya ngsih info seperti untuk publik
=======================================
L-Men says:
Thanks a lot Bro. Keep inspiring ya!
L-men saya mau tanya teman saya pernah bilang dengan Jogging pagi hari dengan memakai jacket yg tertutup bisa membuat badan menjadi lebih berisi , dan jika jogging disiang hari bisa membuat tubuh lebih kurus ?/
=======================================
L-Men Customer Relation says:
Halo Runde,
Jogging merupakan bagian dari latihan kardiovaskular. Latihan kardiovaskular merupakan latihan yang baik dalam membantu membakar lemak tubuh. Latihan dapat dilakukan kapanpun, yang terpenting perhatikan ketersediaan energi Anda. Hindari melakukan latihan secara berlebihan karena hanya membuat latihan Anda menjadi sia-sia. Tingkatkan terus intensitas latihan Anda secara bertahap dan optimalkan dengan mengonsumsi L-Men.
Salam, L-Men.
uh cukup bagus infonya, lari memang aktifitas yang baik untuk melatih cardio vascular, tapi klu untuk latihan cardio ga harus lari aja kan? renang juga bagus untuk cardio, memang sich renang lebih banyak menghabiskan kalori. tapi intinya untuk kesehatan juga!!!
=======================================
L-Men Customer Relation says:
Halo Wahyu,
Latihan kardiovaskular merupakan latihan yang baik untuk membantu membakar lemak tubuh. Yang termasuk dalam latihan kardiovaskular contohnya lari, renang, bersepeda, dsb. Terus tingkatkan intensitas latuhan Anda secara bertahap dan optimalkan dengan mengonsumsi L-Men.
Salam, L-Men.