News Update

Snow On My Hair

ART - IV/2009 - Snow On My Hair

Badan sudah OK dan fit. Massa otot sudah terbentuk dan bentuk tubuh sudah sangat atletis dengan sixpack. Tetapi muncul rasa gatal dan timbul sisik-sisik pada kulit kepala. Padahal sudah sering keramas tiap kali selesai berolahraga dan fitnes. Badan sudah OK namun berketombe? Oh No…..Bisa jadi itu adalah ketombe, tapi mungkin juga itu lebih dari sekedar ketombe….
 
Ketombe adalah suatu kondisi metabolic alami yang ditandai dengan terlepasnya sel-sel kulit mati dalam jumlah berlebihan pada kulit kepala. Ketombe terdapat dalam bentuk serpihan berwarna perak keabu-abuan yang terlepas dari kulit kepala sesudah disisir. Rasa gatal disebabkan karena kulit kepala mengalami kekeringan.
 
Apabila sisik-sisik tersebut berminyak, berwarna kekuningan dengan bagian dasar kulit kepala berwarna kemerah-merahan, maka Anda mengalami dermatitis seboroik. Ini merupakan suatu kelainan kulit yang ditandai dengan adanya inflamasi akibat produksi berlebihan kelenjar minyak atau sebum pada kulit kepala. Kelainan ini berhubungan dengan infeksi Pityrosporum ovale yang bertanggungjawab terhadap terjadinya kelainan pada kulit kepala.
 
Apabila sisik-sisik tersebut berwarna keperakan, tak hanya terdapat pada kulit kepala, namun juga di luar daerah kulit kepala, mungkin Anda mengalami psoriasis. Psoriasis adalah kelainan di mana kulit kepala mengalami penebalan dan kemerahan, dilapisi oleh sisik-sisik berwarna keperakan. Kondisi ini biasanya berhubungan dengan adanya produksi berlebihan sel-sel kulit baru, mengakibatkan terlepasnya lapisan terluar kulit dalam jumlah berlebihan.
 
Walaupun ketiganya merupakan kelainan pada kulit kepala, namun memerlukan penanganan yang berbeda. Jika kelainan yang terjadi adalah munculnya ketombe, ada beberapa cara untuk mengatasinya.

  1. Gunakan sampo antiketombe yang bersifat ringan (mild) setiap hari untuk menyingkirkan kelebihan minyak pada kulit kepala. Setelah dioleskan di kulit kepala, biarkan selama 5-10 menit sebelum dibilas dengan air. Apabila ketombe sudah berhasil diatasi, kurangi pemakaian sampo menjadi dua atau tiga kali seminggu.
  2. Ganti sampo antiketombe yang biasanya digunakan, jika produk tersebut tidak berhasil mengatasi gejala. Ada banyak pilihan sampo antiketombe, yaitu sampo yang mengandung selenium sulfide, ter/coal tar, atau zinc pyrithion. Ketiganya mempunyai keunikannya masing-masing utnuk mengatasi ketombe.
  3. Ganti produk sampo antiketombe secara berkala untuk menghindari terjadinya resistensi.
  4. Hindari penggunaan produk rambut, misalnya gel, hairspray, mousse secara berlebihan. Produk ini dapat tertimbun di kulit kepala dan rambut sehingga mempermudah tumbuhnya jamur.
  5. Sehabis keramas, biarkan rambut kering secara alami.
  6. Jangan menggaruk-garuk kulit kepala. Hal ini untuk menghindari infeksi pada kulit kepala akibat garukan.
  7. Lakukan latihan untuk mengatasi stress.
  8. Makanlah buah segar dan sayuran serta produk yang terbuat dari gandum.
  9. Batasi asupan gula dan minuman beralkohol. Produk ini dapat meningkatkan pertumbuhan jamur penyebab ketombe.
  10. Konsumsi vitamin B penting dilakukan untuk menjaga kesehatan kulit kepala dan rambut. Sumber makanan yang mengandung vitamin B antara lain gandum, kuning telur, kacang-kacangan dan biji-bijian, serta sayuran berwarna hijau tua.
  11. Konsumsi makanan yang mengandung zinc untuk mengendalikan aktivitas kelenjar minyak, memelihara sistem imun, serta mempercepat pemulihan dari sakit. Contoh makanan yang mengandung zinc yaitu kuning telur, ikan sarden, kedelai, dan biji-bijian.

 
Jika gejala yang muncul mengarah pada dermatitis seboroik dan psoriasis, sebaiknya Anda segera melakukan pemeriksaan medis. Kelainan tersebut memerlukan penanganan medis yang berbeda. Cobalah untuk mengamati setiap perubahan yang terjadi pada rambut dan kulit kepala Anda. Semakin awal pencegahan, semakin baik bukan? Badan sih sudah OK, tetapi tenpa ketombe dan kelainan di kulit kepala, Anda akan tampil lebih memikat kan?

Leave a Reply