Tahun Baru, Strategi Baru!

Fitness

Tahun lalu, Andi memutuskan untuk lebih rutin berlatih di gym. Maka, hari Senin berikutnya, Andi berangkat lebih pagi ke kantor agar bisa latihan di gym lebih dahulu. Teringat akan kerjaan yang menumpuk di kantor, Andi pun memutuskan untuk bekerja terlebih dahulu dan latihan sepulang kerja. Di penghujung hari, Andi sudah ada di depan TV nya; menonton pertandingan bola sambil makan keripik kentang. Pernah mengalami peristiwa seperti ini?

Bagi sebagian pria, melakukan olah raga bisa jadi sudah menjadi kebiasaan yang sudah mendarah daging. Tapi, bagi sebagian pria yang lain, butuh motivasi ekstra untuk mendatangkan diri Anda ke gym dan berlatih. Namun sayangnya, daya motivasi ini sering kali sudah Anda gunakan untuk memotivasi diri untuk menyelesaikan pekerjaan kantor , mendengarkan ocehan kekasih mengenai teman kerjanya, atau pun menahan diri untuk membeli smartphone terbaru yang baru keluar minggu lalu. Jadi, ketika hendak ke gym, pikiran Anda pun mengizinkan Anda untuk pulang ke rumah dan hanya menonton acara olah raga kesayangan. Tapi, Anda pun sebenarnya tahu menonton olahraga saja tidaklah cukup.

Kathleen Martin Ginis, PhD, dari Universitas McMaster mengatakan “ketika menggunakan pengendalian diri untuk berbagai hal, misalnya menghadapi deadline pekerjaan, menahan diri dari mengemil, dsb, seseorang akan kehabisan daya pengendalian dirinya”. Studi yang dilakukan menunjukkan bahwa seseorang yang telah menghadapi serangkaian tes untuk menghabiskan daya pengendalian dirinya, berolah raga dengan intensitas yang lebih rendah dibandingkan dengan jika berolah raga sebelum serangkaian tes tersebut1.

New Strategy!

Benar bahwa Anda dapat kehabisan daya pengendalian diri anda. Namun, Anda dapat melatih diri! Martin Gini mengatakan “Semakin Anda melatih pengendalian diri, Anda akan semakin membangun kemampuan dalam mengendalikan diri”. Selain itu, Eric Endlich, PhD, Psikolog Boston spesialis dalam motivasi diet dan olah raga, mengatakan bahwa olah raga dan fitnes yang terencana dengan baik dapat membantu Anda untuk memotivasi diri dalam membentuk perut sixpack ideal.

Berikut beberapa strategi yang dapat Anda lakukan:

Reference:

  1. Ginis, Martin K.A and Steven R. Bray. 2009. Application of The Limited Strength Model of Self Regulation To Understanding Exercise Effort, Planning, and Adherence. Psychology and Health DOI 10.1080/08870440903111696
  2. Kathleen A. Martin Ginis, PhD, associate professor of kinesiology, McMaster University, Hamilton, Ontario, Canada.
  3. Eric Endlich, PhD, psychologist, Boston