News Update

Valentine’s Day: Exercising Together With Your Partner

ART - II/2011 - Valentine’s Day: Exercising Together With Your Partner

Mungkin akan lebih menggoda bagi Anda dan pasangan untuk merayakannya dengan makan malam romantis ditambah sekotak coklat khas Valentine atau bahkan mungkin saja melewatkan waktu fitnes gym demi merayakannya di bioskop dengan film romantis. Namun, jangan biarkan hari Valentine ini mengganggu resolusi Anda untuk tetap membentuk tubuh ideal atletis dengan sixpack. Sebaliknya, Anda juga tidak ingin mengecewakan pasangan Anda bukan? Lalu, bagaimana solusinya?
 
Gunakan momen spesial ini untuk memulai program fitnes pembentukan otot Anda bersama dengan pasangan! Tentunya, tidak hanya di bulan Februari saja, tapi terus hingga 1 tahun ke depan, atau lebih lama lagi.
 
Exercise With Your Partner: The Benefits
 
Anda bersama pasangan mungkin memiliki tujuan dan juga tingkat intensitas fitnes yang berbeda, namun bukan berarti Anda tidak dapat fitnes berdua, bukan? Banyak sekali alasan yang menguntungkan Anda berdua ketika berolahraga bersama.

  • Spending your quality time together
    Biasanya, mungkin Anda dan pasangan akan menghabiskan waktu masing-masing karena kesibukan pekerjaan, karir, ataupun keluarga. Nah, mulai sekarang, daripada Anda pergi ke gym sendirian, lebih baik sisihkan waktu Anda dan ajak pasangan ke gym untuk latihan bersama. Mulailah atur jadwal. Anda akan dapat menghabiskan waktu berkualitas bersama pasangan, tentunya dengan mendapatkan bonus yaitu tubuh atletis dengan sixpack buat Anda dan tubuh kencang berlekuk untuk si dia.
    Selain itu, Anda akan mampu memberikan perhatian lebih untuk si dia yang mungkin selama ini belum pernah melakukan fitnes di gym. Pasangan Anda akan merasa lebih aman dan Anda juga akan lebih bersemangat, bukan?
  • Give each other motivation and support
    Yang biasanya di gym sendirian, sekarang Anda gym berdua dengan pasangan Anda. Motivasi dari pasangan merupakan senjata paling “ampuh” untuk mendukung Anda mencapai tujuan. Selain itu, akan membantu Anda untuk tetap konsisten dan menjaga motivasi masing-masing.
  • Find your bond deeper and deeper
    Ketika Anda melakukan latihan, otak Anda akan melepaskan hormon-hormon endorfin yang bertanggung jawab terhadap rasa gembira, menurunkan stress, dan juga meningkatkan gairah Anda. Beberapa penelitian ilmiah menunjukkan bahwa baik laki-laki maupun perempuan yang berolahraga secara teratur ternyata memiliki kehidupan suami istri yang lebih baik dengan pasangan masing-masing.
  • Another reason to respect your couple
    Jika Anda berolahraga dan fitnes di gym secara teratur untuk memiliki tubuh yang atletis ideal, artinya secara tidak langsung, Anda menghargai pasangan. Mengapa demikian? Anda ingin memberikan yang terbaik untuk pasangan Anda baik dari segi jasmani yaitu bentuk tubuh yang ideal, serta kedekatan antara Anda dan pasangan karena kebersamaan yang ada.
  • Creating balance workout and exercise
    Mungkin Anda lebih menyukai latihan beban (weight lifting) sedangkan pasangan Anda mungkin lebih menyukai latihan cardio (seperti endurance, treadmill, dll). Nah, dengan berpasangan, tentunya akan lebih tercipta keseimbangan latihan antara keduanya. Anda mungkin dapat menyusun program latihan antara Anda dengan pasangan yang meliputi seluruh aspek latihan yaitu latihan beban dan cardio. Tentunya, Anda ingin agar otot yang sudah Anda pahat dengan weight lifting terlihat jelas, bukan? Jika demikian, mulailah latihan cardio dengan pasangan Anda untuk membakar lemak Anda.

Let’s Get Started!
 
Bagaimana caranya untuk memulai latihan berdua? Terlebih lagi, level fitnes yang berbeda akan menjadi kendala. Mungkin Anda sudah bisa melakukan sit up sebanyak 100 kali, sementara pasangan Anda mungkin baru saja 10 kali. Berikut, beberapa ide yang bisa Anda lakukan:

  • Lakukan olahraga berpasangan
    Cari jenis olahraga yang Anda berdua sukai dan jika memungkinkan berpasangan. Misalnya, secara rutin, Anda berdua bertanding badminton, berenang, atau bahkan mengikuti kelas gym bersama.
  • Lakukan olahraga cardio
    Anda dan pasangan mulai bisa mengikuti kelas cardio seperti RPM, treadmill, atau kelas seperti body combat yang tentunya Anda dan pasangan memiliki kebebasan untuk mengatur tingkat intensitas masing-masing. Misalnya saja, intensitas tinggi untuk Anda, dan intensitas sedang untuk pasangan Anda.
    Selain itu, lakukan latihan cardio bersebelahan juga membantu untuk saling memantau perkembangan masing-masing.
  • Bergantian saat melakukan latihan beban
    Ketika Anda dan pasangan ingin membentuk atau mengencangkan otot, bisa saja melakukan sistem joinalat, sehingga ketika Anda sedang latihan, pasangan Anda dapat beristirahat dan sebaliknya. Gunakan waktu 60-90 detik untuk beristirahat antar set, sehingga latihan bisa berjalan lebih optimal. Tentunya, penyesuaian beban juga perlu dilakukan karena adanya level yang berbeda antara Anda dengan pasangan.
  • Lakukan aktivitas di luar bersama-sama
    Ciptakan gaya berolahraga yang lebih aktif bersama pasangan misalnya dengan menemukan hobi yang baru. Sebagai contoh, mungkin bisa mengajak pasangan Anda melakukan diving, rafting, arung jeram, atau bahkan hanya bersepeda di alam bebas. Hobi baru tersebut akan lebih baik dibandingkan hanya menghabiskan waktu di depan TV.
  • Berkompromi lah dengan pasangan Anda
    At last but not least, kompromilah dengan pasangan Anda. Mungkin Anda merasa bahwa pola latihan Anda akan lebih baik, namun ada kalanya Anda perlu mendengarkan pasangan Anda. Sesekali mengikuti kelas menari yang pasangan Anda sukai mungkin juga baik untuk menciptakan kedekatan dengan pasangan, sekaligus membantu untuk latihan kardio Anda. Tetap terbuka, tapi selalu fokus pada tujuan akhir Anda berdua.

 
Jadi, tunggu apa lagi? Rencanakan hari Valentine’s Day Anda dengan pasangan yang berbeda dari sebelumnya dengan tetap berolahraga! Burn your calories and build sixpack and athletic body with your couple now!

Leave a Reply