News Update

When Soy can be Proud of!

ART - IV/2009 - When Soy can be Proud of!

Semangat tak pernah padam! Itulah semboyan lelaki sejati. Namun, semuanya berubah ketika Anda tervonis penyakit kanker prostat! Semangat yang dulu bagai kobaran api, kini hanya tinggal kenangan. Penyakit ini pasti familiar di telinga para pria. Meskipun jumlah penderita kanker prostat sangat bervariasi di dunia, di Indonesia sendiri, kanker prostat termasuk dalam sepuluh penyakit ganas pada pria.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Makanan Sangat Berperan
 
Kanker prostat adalah penyakit kanker yang berkembang di prostat, sebuah kelenjar dalam sistem reproduksi lelaki. Penyakit ini terjadi ketika sel prostat mengalami penyimpangan dan mulai berkembang di luar kendali. Seperti halnya penyakit kanker yang lain, sel tersebut dapat menyebar dari prostat ke bagian tubuh lainnya, terutama tulang dan limfa. Beberapa gejala yang diakibatkannya antara lain rasa sakit, kesulitan buang air kecil, hingga disfungsi erektil. Pastilah hal ini yang paling Anda takuti.
 
Di samping faktor usia dan genetik, beberapa penelitian menunjukkan bahwa makanan adalah salah satu faktor utama penyebab insiden kanker prostat. Pria dengan kadar asam lemak omega 6 dan lemak trans yang tinggi lebih berisiko terserang kanker prostat. Sebaliknya, makanan yang kaya asam lemak omega 3, vitamin E, vitamin D dan selenium bermanfaat untuk menurunkan risikonya.
 
Banggalah dengan Kedelai!
 
Bahan pangan yang juga berefek positif terhadap prostat adalah kacang kedelai. Penelitian menunjukkan bahwa salah satu alasan mengapa pria Asia jarang terserang kanker prostat adalah karena tingginya konsumsi kedelai dalam diet pria Asia sehari-hari. Isoflavone yang terkandung dalam kedelai dipercaya mampu menghambat perkembangan sel kanker.
 
Penelitian terbaru yang dimuat di jurnal Cancer Research menemukan bahwa kedelai terbukti dapat menghentikan penyebaran kanker prostat ke bagian tubuh lain. Peneliti menemukan bahwa genistein, salah satu jenis isoflavone pada kedelai, mampu menurunkan penyebaran sel kanker ke paru-paru hingga 96 persen.
 
The Louis Warschaw Prostate Cancer Center di California merekomendasikan konsumsi 35 hingga 40 g protein kedelai setiap hari. Mulai sekarang, janganlah malu untuk konsumsi tahu dan tempe. Justru inilah saat Anda untuk membanggakannya! Untuk menyempurnakannya, Anda juga dapat memilih susu suplemen dengan kandungan soy protein. Sixpack terbentuk, kejantanan Anda pun tak perlu diragukan lagi. (yun)

Leave a Reply