Hari AIDS Sedunia pertama kali dicetuskan pada Agustus 1987 oleh James W. Bunn dan Thomas Netter, dua pejabat informasi masyarakat untuk Program AIDS Global di Organisasi Kesehatan Sedunia di Geneva, Swiss. Bunn dan Netter menyampaikan ide mereka kepada Dr. Jonathan Mann, Direktur Pgoram AIDS Global (kini dikenal sebagai UNAIDS). Dr. Mann menyukai konsepnya, menyetujuinya, dan sepakat dengan rekomendasi bahwa peringatan pertama Hari AIDS Sedunia akan diselenggarakan pada 1 Desember.
Tujuan awal dari memperingati hari AIDS sedunia adalah untuk menumbuhkan kesadaran terhadap wabah AIDS yang disebabkan oleh penyebaran virus HIV. Kalau sekarang ditambah dengan tidak mendiskriminasi para penderita HIV/AIDS.
Kali ini L-Men Community Pontianak ikut memperingati Hari AIDS Sedunia dengan berbagai komunitas yang ada di Pontianak. Bekerja sama dengan komunitas darah segar, mahasiswi akademi bidan dan komunitas lainnya, L-Men Community Pontianak menggelar aksi dengan membagikan pin anti HIV/AIDS dan melakukan pendataan pendonor darah atau relawan donor darah di kawasan GOR Pangsuma Pontianak.
L-Men Community Pontianak selalu mengajak masyarakat untuk hidup dengan gaya dan pola hidup yang sehat sehat. Tujuan dari kegiatan ini ialah menyadarkan masyarakat untuk lebih peduli dengan penderita HIV/AID. Selain itu dapat membantu masyarakat yang membutuhkan darah karena sudah memiliki data pendonor darah. Indahnya berbagi sehat bersama L-Men Community Pontianak.


