News Update

Bryan : Komitmen Merubah Mimpi Saya Menjadi Kenyataan

“Selalu ada jalan jika kita mau berusaha !”
Prinsip ini menjadi pegangan saya dalam meraih tubuh atletis ideal. Rutinitas saya sebagai pekerja dan mahasiswa tentunuya memberikan tantangan yang lebih besar dalam mendapatkan tubuh atletis ideal. Bagi saya, alasan hanyalah untuk mereka yang banyak ‘keinginan’ tapi tidak punya ‘kemauan’ berusaha yang cukup kuat.

Saya memulai semuanya di usia 16 tahun. Ditahun 2008, tinggi badan 165cm dan berat badan yang hanya 48kg membuat saya sedikit minder dengan teman-teman yang ada disekitar saya. Keadaan itu tidak membuat saya hanya berdiam diri, iklan L-Men yang diperankan oleh Obert L-Men of The Year 2008 menjadi motivasi yang sangat besar bagi diri saya.

Pengetahuan tentang program latihan yang belum seberapa memang menjadi penghalang dasar, mungkin bagi semua orang yang baru memulai latihan di gym. Namun memanfaatkan setiap kesempatan dan belajar dari orang-orang yang sudah memiliki banyak pengalaman di tempat latihan adalah bentuk KOMITMEN saya.

Tahun 2009 awal,saya sempat jenuh untuk berlatih. Beralih menjadi seorang vokalis band memang banyak menyita waktu. Hari-hari yang dihabiskan di studio band membuat badan kembali down. Sering manggung hingga larut malam bahkan pola makan yang tidak teratur menjadi ‘masalah’ yang saya hadapi kala itu. Semangat yang luntur dan latihan yang tidak lagi teratur membuat hasil perjuangan saya seakan tak bersisa.

Di tahun 2010 awal, Luthfi ,junior saya di SMA mengikuti ajang L-Men Of The Year 2010 di Pekanbaru dan mendapat tempat sebagai TOP 20, pencapaian tersebut memberikan banyak inspirasi bagi orang lain ta, terkecuali diri saya pribadi.

Usai kelulusan SMA, saya memilih L-Men Gain Mass untuk memaksimalkan program latihan saya. Dengan waktu yang tersisa hanya 6 bulan menjelang LOTY 2011, saya memasang target untuk meraih prestasi terbaik di ajang ini. Banyak tantangan yang saya hadapi saat itu. Bekerja sebagai seorang Sales Marketing di CV yang bergerak dibidang teknik dan menjadi mahasiswa di salah satu universitas swasta di pekanbaru masih menjadi rutinitas yang harus saya jalani. Tapi bagi saya, ini bukan halangan untuk memperjuangan tubuh atletis saya, kita yang mengatur waktu, bukan sebaliknya.

Di tahun 2011, saya berhasil menjadi TOP10 Pre-Audisi LOTY 2011 Pekanbaru, ini membuktikan bahwa ‘Tidak ada mimpi yg mustahil jika kita mau berusaha keras untuk mewujudkannya’. Tetap memegang komitmen menjalankan pola hidup sehat memberi saya kesenangan tersendiri ketika berkesempatan ‘menginspirasi’ orang disekitar saya. Tidak hanya menginspirasi secara langsung, bersama L-Men saya berusaha untuk menginspirasi melalui social media yang ada.

Di tahun 2012, saya kembali mendapatkan gelar TOP10 Pre-Audisi LOTY 2012 Pekanbaru, bagi saya ini adalah buah Komitmen saya untuk tetap menjalani pola hidup sehat bersama L-Men. Perjalanan saya belum berakhir ! Sebagian mimpi saya sudah menjadi kenyataan, tapi masih banyak mimpi lain yang harus diperjuangkan.

Teruslah berusaha untuk mewujudkan mimpi yang ada, DON’T WISH FOR IT, FIGHT FOR IT !!!
Tetap semangat teman, proses lah yang memberi kita arti dari ‘hasil’ yang kita peroleh kelak. Ingat ! Sesuatu yang instan tidak akan memberikan hasil maksimal.
Trust Me It Works !

Pola Latihan

  • Senin : Lower Body
  • Selasa : Chest + Bicep
  • Rabu : Back + ABS
  • Kamis : Shoulder + Tricep
  • Jumat : Bicep + ABS
  • Sabtu : Off
  • Minggu : OFF

Pola Makan
Sarapan pagi:

  • Jam 07.00-08.00 pagi : 2 lembar roti gandum + L-Men Platinum
  • Jam 10.00 pagi : L-Men Amino Bar

Makan siang:

  • Jam 12.00-13.00 : Nasi merah + Dada ayam bakar +Tahu/tempe dan tambahan sayuran hijau
  • Jam 15.00-16.00 : L-Men amino Bar + Hi-Protein 2 GO

Sebelum latihan:

  • Jam 19.00 – 20.30 : L-Men Gain Mass + L-Men IsoPower + Ubi rebus

Sesudah latihan:

  • Jam 21.00 : L-Men Platinum + Nasi merah + Dada ayam + L-Men Hi-protein Egg
  • Jam 22.00 : L-Men Casein Slow Release

Leave a Reply