Fitnes, Nutrition, Sixpack

Fitnes Justru Membunuh Otot?

Latihan Justru Membunuh Otot?Berbagai macam fitnes sudah rutin dilakukan, mulai dari latihan beban hingga treadmill.
Bahkan tak jarang disertai jogging di pagi hari. Tapi, mengapa rasanya otot dan sixpack tidak juga terbentuk juga? Kalau sudah begini, rasanya olahraga menjadi sia-sia belaka saja. Percuma saja rutin berlatih kalau badan atletis tak kunjung terwujud. Eits, tunggu dulu! Coba periksa pola makan Anda setiap selesai berlatih. Jangan-jangan Anda tidak pernah melewatkan beef burger di cafe gym sepulang berlatih. Mungkin di sanalah letak masalahnya. Lalu, apakah Anda harus berpuasa setiap selesai berlatih?

Makan Apa Setelah Berlatih?

Resistance exercise dengan intensitas yang tinggi ternyata dapat meningkatkan sintesis dan penguraian protein otot selama minimal 24 jam setelah fitnes dilakukan. Tanpa konsumsi makanan dan suplemen yang mengandung protein setelah berlatih, penguraian otot akan lebih banyak terjadi daripada pembentukan otot. Inilah faktor yang menyebabkan Anda semakin jauh dari impian Anda.

Jadi, Anda sebenarnya tidak perlu menahan lapar setelah selesai berlatih. Anda justru harus mengkonsumsi makanan yang mengandung protein tinggi untuk membangun otot setelah berlatih. Penelitian menunjukkan bahwa protein ternyata berperan penting di dalam proses pemulihan setelah latihan, terutama untuk membantu pemulihan dan pembentukan protein otot. Konsumsi protein berfungsi untuk membantu memperbaiki serabut-serabut otot yang rusak selama latihan, membantu pemulihan sumber energi yang telah digunakan selama fitnes, serta membantu proses adaptasi serabut-serabut otot yang terjadi akibat latihan. Jumlah suplemen yang dibutuhkan untuk membantu pemulihan otot setelah fitnes sebenarnya cukup kecil, yaitu sekitar 5-10 g asam amino.

Quality and Quantity Do Matter

Jangan asal mengkonsumsi protein. Jenis suplemen protein yang dikonsumsi sebaiknya Anda perhatikan. Konsumsi protein yang tersusun atas asam amino esensial (asam-asam amino yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh) memiliki manfaat yang lebih baik di dalam membantu pembentukan otot apabila dibandingkan dengan yang tersusun atas asam amino non-esensial. Karena itu, pilihlah makanan yang banyak mengandung high quality protein dengan kandungan asam amino esensial yang tinggi, seperti ikan, telur, daging, dan susu.

Tidak hanya itu, jumlah protein yang dikonsumsi setelah latihan juga perlu diperhatikan. Untuk memperoleh pertambahan otot yang optimal, konsumsilah protein di dalam jumlah yang sedikit secara sering. Konsumsi protein di dalam jumlah yang besar secara langsung ternyata kurang efektif apabila dibandingkan mengkonsumsi protein di dalam jumlah kecil secara sering. Hal ini disebabkan karena efek stimulan dari konsumsi protein terhadap sintesis protein otot bersifat sementara dan hanya dapat bertahan sekitar 1-2 jam.

Bagi Anda yang menginingkan kepraktisan dalam memperoleh protein setelah berlatih. Cobalah untuk selalu membawa susu suplemen tinggi protein di dalam gym bag Anda. Namun, pastikan susu tersebut memiliki kandungan asam amino essensial yang lengkap, sehingga pembentukan otot semakin optimal.

Nah, jangan menyerah dulu untuk membentuk tubuh berotot. Lakukan latihan secara rutin, dan jangan lupa mengkonsumsi makanan dengan nutrisi, serta suplemen yang mencukupi setelah melakukan latihan untuk membantu pembentukan otot, serta sixpack yang tajam. Pastikan Anda mengkonsumsi makanan-makanan yang banyak mengandung high quality protein, dan tentu saja karbohidrat sebagai sumber energi yang penting. Jangan sampai fitnes yang Anda lakukan justru membunuh otot Anda!

Copyright L-Men Institute Desember 2007

6 Responses to Fitnes Justru Membunuh Otot?

  • ujaNk says:

    bagaimana cara mengatasi bentuk perut yang buncit biar sixpack???
    =====================================
    L-Men:

    Utk mendapatkan otot perut sixpack lakukan lat. kardio seperti treadmill, jogging, bersepeda, berenang utk pembakaran lemak dan latihan otot perut sperti sit up, hanging knee raise yg bs kamu lihat di http://www.l-men.com/six-pack-when-will-i-get-it. Jaga pola makan dgn mengonsumsi tinggi protein namun rendah lemak.

    Untuk mengoptimalkan pembentukan perut, Anda dapat mengombinasikannya dengan mengonsumsi L-Men Six Pack Tea. L-Men Six Pack Tea adalah carbo-blocker untuk pembentukan perut sixpack. Kandungan Phase2 dalam L-Men Six Pack Tea efektif menghambat penyerapan karbohidrat hingga 66%. Karbohidrat yang berlebih dalam tubuh akan disimpan dalam bentuk lemak, hal ini tentunya akan menghalangi guratan sixpack Anda. Konsumsi L-Men Six Pack Tea sesaat sebelum makan.

  • ben2! says:

    huhuhuhu, kok blom dibales yah???

  • ben2! says:

    oh ya! tambahan! gw klo pagi, sebelum latihan meminum teh dengan l-men sixpack. setelah latihan baru minum 2 sachet l-men lose weight.
    yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah apakah gw butuh susu L-men spt : L-Men Daily Formula atau L-Men Hi Protein sebagai tambahan?
    apakah konsumsinya bisa dibarengi dengan l-men lose weight?
    thx b4. :D

  • ben2! says:

    mungkin ini yang membuat lengan gw sampai (khususnya tricep) masi berasa spt air. T.T
    kalau abis latihan, gw minum 2 sachet L-Men Lose Weight, boleh kan? soalnya di Nutrition Facts-nya ada kandungan proteinnya. :D

  • Yuspik says:

    susu APA YANG tinggi protein dan kandungan asam amino essensial yang lengkap
    ==============================================
    L-Men Customer Relation says:

    Hallo Yuspik,
    Untuk mengetahui kandungan nutrisi dari sebuah susu ataupun suplemen, Anda dapat memperoleh informasinya di bagian nutrition fact dari kemasan produk.

    L-men merupakan nutrisi efektif untuk membantu pembentukan tubuh atletis. Dengan demikian, L-men mengandung tinggi protein, rendah lemak dan mengandung asam amino esensial yang lengkap untuk pembentukan otot.
    Salam L-Men!

  • biilie joe says:

    Bgaimana kalo olahrga dilakukan pada malam hari sblum tidur??? Tapi sebelum dan sesudah olahraga mengkonsumsi susu whey protein
    =======================================
    L-Men Customer Relation says:

    Halo Biilie,
    Olahraga dapat dilakukan kapanpun baik itu pagi setelah bangun tidur ataupun malam sebelum tidur. Anda dapat melakukan olahraga pada malam hari sebelum tidur. Satu jam sebelum dan sesudah makan sebaiknya Anda mengonsumsi L-Men untuk mengoptimalkan pembentukan tubuh. Setelah mengonsumsi L-Men sebaiknya berikan jeda 1 jam baru setelah itu tidur. Tingkatkan intensitas olahraga Anda secara bertahap dan optimalkan dengan mengonsumsi L-Men.

    Salam, L-Men.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*