News Update

Fitnes Prevent Diabetic?

ART - IV/2007 - Fitnes Prevent Diabetic?

Anda pastinya sudah mengetahui akibat dari penyakit diabetes dan kompikasinya, bukan? Dari badan lemas, cepat lapar, stroke, lumpuh, buta, impoten, amputasi dan bahkan kematian. Tenang saja, fakta baru menemukan bahwa diabetes dapat dicegah dengan rutin melakukan fitnes.
 
Bersama-sama dengan penyakit jantung dan AIDS, diabetes memang merupakan salah satu penyakit yang masuk kategori top ten dan bahkan top five dari daftar para penyakit yang termasuk the big killers.
 
 
 
 
 
 
 
Bahkan di Amerika dikatakan, bahwa 1 dari 3 orang yang lahir setelah tahun 2000 berisiko terkena diabetes tipe 2 dalam hidupnya. Tipe 1 memang mungkin merupakan kelainan sejak kecil, tetapi tipe 2 bisa dialami siapa saja di usia dewasa yang memiliki pola hidup kurang sehat, pola makan sembarangan serta jarang berolahraga. Jadi, bagi Anda yang sekarang merasa demikian, mungkin sudah saatnya mengingat lagi pesan bijak “Lebih baik mencegah daripada mengobati”.
 
Selain lebih memperhatikan dan membatasi segala sesuatu yang mengandung gula masuk ke dalam tubuh, Anda juga dapat mulai membiasakan diri banyak melakukan aktivitas fisik yang sehat, seperti fitnes salah satunya. Michael Goran, seorang profesor dari University of California membuktikan bahwa sekelompok pria remaja yang overweight dan melakukan olahraga beban dua kali seminggu selama 4 bulan ternyata mengalami penurunan resistensi insulin yang signifikan.
 
Resistensi insulin merupakan suatu kondisi dimana sensitivitas insulin rendah sehingga tubuh tidak merespon hormon insulin seperti biasanya dan sebagai akibatnya tidak dapat memproses gula secara normal, ini dapat menyebabkan kadar gula dalam darah naik dan menjadi salah satu penyebab diabetes. Peningkatan resistensi insulin ini memang lebih berisiko terjadi pada orang-orang yang overweight.
 
Dalam penelitiannya tersebut, 20 orang overweight yang memiliki risiko tinggi terhadap diabetes berpartisipasi dalam program latihan beban intensif selama 4 bulan di sebuah gym yang dipandu oleh seorang personal trainer. Hasilnya, presentase lemak dari para peserta cenderung turun, diiringi massa otot yang meningkat dan hasil utamanya ialah peningkatan sensitivitas insulin yang signifikan sehingga risiko diabetes terhadap mereka pun berkurang.
 
Tidak harus seperti 20 orang di atas, Anda yang sulit menyisakan waktu untuk fitnes ke gym pun bisa melakukan sedikit latihan beban sendiri secara rutin dan sederhana, seperti sit-up di rumah, push-up di kantor atau mengangkat dumbbell di mobil saat sedang menunggu macet misalnya. Selain Anda bisa membentuk otot dan meningkatkan kekuatan fisik, Anda juga bisa menjauhkan diri dari diabetes. So, tidak ada salahnya sedia dumbbell sebelum macet bukan? Happy workout!
 
 
Copyright L-Men Institute Mei 2007

Leave a Reply