Nutrition, Sixpack

Late Night Eaters, Beware!

Late Night Eaters, Beware!”Kalau mau kurus, jangan makan lagi di atas jam 7 malam!”, begitu kalimat yang lazim diucapkan bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan dan membentuk tubuh ideal. Bahkan, pernyataan bahwa Anda akan mudah menjadi gemuk apabila Anda sering makan pada saat larut malam sangat populer di Jepang. Sebenarnya, benarkah hal ini?

True or False?

Penelitian yang dilakukan oleh para ahli di Jepang ternyata berhasil membuktikan adanya hubungan antara makan pada saat larut malam dengan kelebihan berat badan. Hasil penelitian ini, seperti tercantum pada Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America, menyatakan bahwa makan pada larut malam dapat menyebabkan terjadinya penumpukan lemak. Akibatnya, berat badan pun bertambah.

Hal ini diyakini berhubungan dengan Brain and Muscle Arnt-like Protein-1 atau protein BMAL-1. Selain berfungsi untuk mengatur jam biologis Anda, protein BMAL-1 juga berperan di dalam proses sintesis dan penumpukan lemak pada sel-sel di dalam tubuh. Sel-sel yang di dalamnya terdapat protein BMAL-1 di dalam jumlah yang tinggi, memiliki kandungan lemak di dalam jumlah yang tinggi pula.

Untuk membuktikan peran dari protein BMAL-1 terhadap produksi dan penumpukan lemak di dalam sel, para ahli tersebut menggunakan sel-sel dari tikus yang telah mengalami proses rekayasa genetika untuk menghilangkan protein BMAL-1 di dalamnya. Ternyata, kandungan lemak di dalam sel tersebut tidak bertambah meskipun diberikan banyak makanan dan hormon insulin.

Sebaliknya, sel-sel lain yang biasanya tidak menumpuk lemak akan mengalami penumpukan lemak apabila disisipkan protein BMAL-1 di dalamnya. Tidak hanya itu, aktivitas protein BMAL-1 yang terlalu tinggi juga dapat menyebabkan peningkatan produksi lemak di dalam sel-sel lemak.

Begadang dan Obesitas

Lalu apa kaitannya dengan makan pada larut malam? Nah, jumlah protein BMAL-1 di dalam sel ternyata paling tinggi pada saat larut malam, yaitu sekitar pukul 10 malam hingga 2 dini hari. Bahkan, jumlah protein BMAL-1 pada waktu tersebut mencapai 10 kali lebih banyak apabila dibandingkan dengan pada sekitar pukul 3 sore. Konsumsi makanan pada larut malam akan menyediakan nutrisi bagi protein BMAL-1 untuk menumpuk lemak di dalam sel. Jadi, sel-sel Anda akan lebih mudah dan lebih banyak menumpuk lemak jika Anda makan pada larut malam.

Nah, berhati-hatilah bagi Anda para ‘manusia kelelawar’ yang suka makan pada larut malam. Jangan sampai kebiasaan Anda itu membuat lemak di tubuh Anda bertambah. Selain menganggu penampilan, terutama sixpack Anda, kadar lemak tubuh yang tinggi juga berkaitan erat dengan berbagai macam penyakit.

Copyright L-Men Institute Januari 2008

2 Responses to Late Night Eaters, Beware!

  • Budi says:

    lbh krg 5 tahun sy tdk mkn mlm dan sring berolah rga tp smpai skrg bb sy blm trun pdhal mkn dan ngmil pun sdh saya hindari? apa mngkin fktor gnetic!!!
    =======================================
    L-Men says:

    Halo Budi, sebaiknya tidak melakukan skip makan (menghilangkan waktu makan). Untuk menurunkan BB, kamu bisa mengonsumsi L-Men Lose Weight Bro sebagai pengganti makan pagi dan makan malam. Selain itu perbanyak olahraga kardio untuk membantu membakar lemaknya. Ayo Bro, jangan putus asa. Kamu pasti bisa bertransformasi!

  • dreamer6 says:

    saya mau tanya…saya sedang menjalani program perut six pack…yang saya mau tanya tuh.. tentang waktu makan pada malam hari…saya malamnya cma makan buah..tapi sekali makan bisa banyak..apel, pir, jeruk . nah setelah makan akibatnya perut kembung …lalu saya juga termasuk orang yang kuat minum… nah ” KEMBUNG ” itu sebenernya boleh ga ya untuk program pembentukan perut 6pack? …tapi ya… saya coba setelah makan tidak duduk tapi berdiri… hasilnya galama kembungnya ilang .. mohon penjelasaannya ya ^^ tq
    =======================================
    L-Men Customer Relation says:

    Halo Dreamer6,
    Ketika tubuh kita mendapatkan asupan makanan, maka secara alami perut akan membesar. Dan ketika proses metabolisme selesai, maka perut akan kembali mengecil seperti yang Anda rasakan. Dalam pembentukan otot sixpack yang terpenting adalah pola makan, latihan, dan istirahat yang tepat. Konsumsilah makanan tinggi protein namun rendah lemak. Lakukan latihan yang meningkatkan massa otot bagian perut seperti Sit Up. Tingkatkan intensitas latihan Anda secara bertahap dan optimalkan dengan mengonsumsi L-Men.

    Salam, L-Men.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*