Pemanasan Optimal Untuk Latihan Maksimal

Di artikel sebelumnya http://www.l-men.com/jarang-pemanasan-sebelum-latihan-baca-fakta-berikut/, telah dibahas pentingnya melakukan pemanasan (warming up) sebelum kita masuk ke menu latihan utama. Pertanyaan berikutnya, bagaimanakah pemanasan terbaik yang mampu memaksimalkan performa latihan kita? Karena tentunya kita tidak mau membuang tenaga kita untuk sesuatu yang tidak berdampak maksimal, bukan? Tidak perlu khawatir, berikut jawaban untuk kegelisahan kita yang satu ini.

 

What’s on the good warm up

Warming up yang baik adalah yang intensitasnya cukup tinggi sehingga menaikkan suhu tubuh dan detak jantung, namun tidak terlalu tinggi hingga menyebabkan Anda kelelahan saat mulai bertanding3. Tricky, isn’t it? Jangan khawatir, ini dia tips dan triknya.

 

  1. Lakukan pemanasan hanya selama lima sampai sepuluh menit,
  2. Lakukan kardio ringan hingga tubuh terasa hangat dan detak jantung meningkat. This is the trickiest part; Anda harus menemukan sendiri seberapa intens kardio yang dibutuhkan untuk manfaat maksimal,
  3. Selipkan gerakan dominan di olahraga yang akan Anda lakukan dalam pemanasan. Misalnya, sebelum bertanding basket, Anda bisa melakukan pass atau shoot saat pemanasan,
  4. Istirahatlah lima menit setelah Anda pemanasan, agar cadangan energi di otot terisi kembali. Hindari beristirahat lebih lama, karena suhu tubuh Anda akan kembali turun.

 

So, ready to warm up to victory? Selamat mencoba, bro!

 

Anda bisa mendapatkan produk L-Men di www.lmenstore.com

 

Ref :

3 Warm Up II: Performance Changes Following Active Warm Up and How to Structure the Warm Up. Sports Med 33(7): 483-498, 2003