News Update

Whey Protein dan Air Panas

ART - V/2012 - Whey Protein dan Air Panas

Pilihan whey protein sebagai minuman saat fitnes adalah keputusan yang tepat. Berbagai penelitian ilmiah telah membuktikan bahwa konsumsi whey protein dibarengi fitnes akan mengoptimalkan pembentukan tubuh ideal Anda1. Tapi, apabila whey protein yang Anda konsumsi seringkali menggumpal dan susah larut, Anda wajib membaca artikel kali ini.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
In Hot Water
 
Protein memiliki sifat yang unik, yakni sensitif terhadap panas. Apabila protein terkena suhu yang lebih panas dari yang sanggup ditoleransinya, protein itu akan menggumpal2. Penggumpalan protein ini bisa diamati pada saat Anda merebus telur: putih telur yang tadinya bening dan kental berubah menjadi putih susu dan mengeras.
 
Hal yang sama juga berlaku pada whey protein. Menurut penelitian, whey protein akan menggumpal di suhu 60-80oC3, hampir setara dengan suhu air panas di kebanyakan dispenser di Indonesia. Whey yang terlanjur menggumpal juga cenderung susah larut. Tentunya melarutkan gumpalan-gumpalan whey protein dalam gelas Anda akan lebih susah dibandingkan melarutkan bubuknya, bukan?
 
Seduh Whey yang Oke
 
Supaya whey protein Anda tidak menggumpal dan tetap enak diminum, simaklah tips sederhana berikut:

  1. Gunakan air dingin, tapi bukan air es. Air yang terlalu dingin malah membuat whey protein Anda susah larut. Half hot water and half cold water will do the trick.
  2. Sediakan dulu airnya. Bila Anda menggunakan dispenser, ada kecenderungan Anda menuang air panas dulu, lalu air dingin. Untuk meminimalisasi kemungkinan menggumpal, siapkan airnya dulu.
  3. Gunakan tangan Anda. Bila shaker Anda sebegitu panasnya sampai-sampai Anda tak bisa memegangnya, berarti suhu air yang Anda gunakan memang terlalu panas.
  4. Gunakan shaker. Mengocok jauh lebih praktis daripada mengaduk, dan tentunya Anda tidak butuh sendok.

 
 
Referensi:

  1. Hulmi, J. J. et al. Review effect of protein/essential amino acids and resistance training on skeletal muscle hypertrophy: A case for whey protein Nutrition & Metabolism 2010, 7:51
  2. Fennema, O.R. 1996. Food Chemistry, 3rd ed. NY: Marcel Dekker
  3. Ju, Z.Y. et al. 1999. Thermal Properties of Whey Protein Aggregates. J Dairy Sci 82(9): 1882–1889

Leave a Reply