Hi brothers! Bagaimana caramu merayakan kemerdekaan? Ikut upacara bendera atau ikut menyemarakkannya dengan berbagai perlombaan? Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain pula ikannya. Sama halnya dengan L-Men Community Semarang yang punya cara berbeda dalam memperingati HUT RI ke 68 tahun ini. Mengajak komunitas anak muda dalam memeriahkan peringatan tahunan 17 Agustus, L-Men Community Semarang mengadakan kegiatan yang tak biasa. Mengunjungi museum? Ini sudah biasa. Bagaimana kalau membersihkan museum? Ini baru beda!
Beramai-ramai dengan komunitas HiLo Semarang, Denok Kenang dan Koenji Kota Semarang, komunitas pria hidup sehat di Semarang mengajak untuk melakukan kerja bakti di Museum Mandala Bhakti Semarang. Sebuah hal yang tidak biasa, karena biasanya ke museum hanya sebatas mengunjungi dan belajar sejarah. Namun tidak untuk pemuda-pemudi Semarang yang mau dan rela untuk turut merawat benda-benda saksi bisu kemerdekaan dengan membersihkannya.
Mengelap dan menyapu menjadi aktivitas utama kegiatan yang bertajuk Resik-Resik Museum ini. Mereka tidak merasa malu untuk melakukan hal ini, karena menurut Luthfi – Grand Finalist L-Men of the Year 2013 yang juga berpartisipasi dalam acara ini, “kalau bukan kita siapa lagi yang akan merawat peninggalan para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia?”
Acara yang digelar hari Minggu, 18 Agustus 2013 ini dimulai sekitar pukul 9 pagi dan berakhir jam 1 siang. Dimulai dengan sambutan Bapak Taufan dari pihak Disbudpar Semarang dan Bapak Sugito dari aparat TNI yang mengelola Museum Mandala Bhakti Semarang. Dilanjutkan dengan penanaman pohon di area museum dan bersih-bersih seluruh area museum. Acara ditutup dengan minum Nutrisari W’dank bersama seluruh rekan komunitas.


