Marathon and The Meal Plan

Pernah tertarik untuk menekuni lari marathon, Bro? Manfaat olahraga satu ini sangat beragam. Tapi, tentu saja dibutuhkan ketekunan dan komitmen tinggi untuk memulainya secara rutin.

 

Menekuni suatu olahraga tentu kamu harus diseimbangkan dengan pola hidup sehat lainnya agar manfaatnya lebih optimal salah satunya asupan makanan yang baik. Lalu, meal plan seperti apakah yang cocok untuk pelari marathon?

 

Sebelum marathon, have your regular breakfast, Bro. Tapi, disarankan untuk bangun lebih pagi agar tubuh kamu memiliki cukup waktu untuk mencerna makanan. Sertakan karbohidrat seperti roti atau sereal, dan sumber protein seperti susu dalam menu sarapan kamu. Selain itu, minumlah air putih dalam jumlah yang cukup agar tubuh terhidrasi sebelum marathon berlangsung. Tapi, jangan mengonsumsi air putih secara berlebihan untuk menghindari sering buang air saat marathon.

 

Hal selanjutnya dan yang terpenting adalah mencukupi kebutuhan cairan selama marathon, Bro. Pilihan minuman seperti L-Men Water  dapat menemani kamu selama berlari marathon. Selain menghidrasi tubuh, minuman ini juga membantu mengoptimalkan pembakaran lemak di tubuh kamu untuk dijadikan supply energi..

 

Usai marathon, segera konsumsi protein untuk membantu memperbaiki otot yang ‘rusak’. Susu rendah kalori dengan whey protein atau fruit smoothie bisa menjadi pilihan tepat untuk kamu, Bro. Keduanya mengandung protein sekaligus karbohidrat yang dapat membantu memulihkan otot dan energi.

 

Mendedikasikan diri berlari marathon tentu tidak mudah, Bro! Jika kamu baru memulai pola hidup sehat yang satu ini, kamu harus berlatih membiasakan diri berlari dalam waktu yang lama sambil menyesuaikan pola makan kamu. Keep the spirit up!

 

 

Sumber:

my.clevelandclinic.org/health/transcripts/1730_how-to-fuel-up-before-during-after-a-marathon

running.about.com/od/distancerunningtips/tp/daybeforemarathon.htm

Diakses pada 14 Mei 2015